Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sistem Peredaran Darah Manusia Full Lengkap

Sumberin, Sistem Peredaran Darah Manusia - Apa sih itu sistem peredaran darah manusia? bagaimana cara kerjanya di dalam tubuh kita? apa sih manfaatnya darah dalam tubuh kita? eitsss jangan khawatir untuk menjawab itu semua, Sumberin sudah merangkumnya nih, darah didalam tubuh kita itu sangat penting lohh apalagi jika sudah kekurangan darah itu sangat berbahaya.
Sistem Peredaran Darah Manusia Full Lengkap

Pengertian Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah atau sistem kadiovaskuler merupakan sistem yang berguna menyalurkan zat penting yang ada didalam tubuh seperti oksigen dan nutrisi dari jantung ke seluruh tubuh. Sistem ini juga menolong stabilitas pH di dalam tubuh.

Terdapat dua jenis sistem peredaran darah di dalam tubuh manusia, yaitu sistem peredaran terbuka dan sistem peredaran tertutup. Sistem peredaran darah merupakan bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh.

Metabolit yang dihasilkan (seperti urea atau asam urat) kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar). Darah juga mendistribusikan seperti hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh.

Mekanisme Sistem Peredaran Darah

1. Sistem peredaran darah terbuka

Sistem peredaran darah terbuka merupakan sistem peredaran yang cukup simpel atau sederhana karena jantung hanya mengalirkan darah ke seluruh tubuh dengan melalui rongga-rongga tubuh. Sistem peredaran ini tidak menggunakan pembuluh darah dalam mengedarkan sirkulasi darah. Pada skema peredaran darah terbuka, biasanya pembuluh darah belum terbentuk secara sempurna sehingga penyaluran darah terkadang tanpa melewati pembuluh darah. Aliran darah pada sistem peredaran terbuka masih sangat lambat.

Ciri-ciri sistem peredaran darah terbuka

  1. Sistem peredaran darahnya masih sederhana
  2. Aliran darah melalui rongga-rongga yang terdapat di dalam tubuh karena belum mempunyai sistem pembuluh darah sejati.
  3. Belum memiliki jantung dan kapiler sejati.
  4. Darahnya mengalir cukup lambat karena tekanan darahnya rendah.

2. Sistem peredaran darah tertutup

Sistem peredaran darah tertutup merupakan sistem peredaran dimana sirkulasinya melalui pembuluh darah sejati yang terdiri dari pembuluh kapiler, vena, dan arteri. Sistem peredaran ini memilki aliran darah yang cukup deras karena adanya pemompa darah yaitu jantung sejati. Darah selalu membawa zat-zat dan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita.

Ciri-ciri sistem peredaran darah tertutup

  1. Sistem peredaran darahnya kompleks yang terdiri dari pembuluh kapiler, arteri, dan vena.
  2. Mengedarkan darah melalui pembuluh-pembuluh darah.
  3. Mempunyai kapiler dan jantung sejati untuk memompa darah.
  4. Darahnya mengalir cukup deras karena tekanan darah tinggi.

Selain sistem peredaran darah terbuka dan tertutup, juga terdapat juga dua jenis sistem peredaran darah yaitu sistem peredaran darah besar dan kecil. Untuk mengetahui lebih jelasnya langsung saja disimak penjelasan dibawah ini.

1. Sistem peredaran darah Kecil ( Pulmonal )

Sistem peredaran darah kecil diawali dari masuknya darah kotor ( CO2) ke serambi kanan lalu dialirkan ke bilik kanan dan dipompa oleh arteri pulmonalis menuju paru-paru. Nah di paru-paru ini terjadi pertukaran gas secara difusi antara karbondioksida ( CO2) dengan Oksigen ( O2 ). Selanjutnya gas oksigen dialirkan oleh Vena pulmonalis menuju serambi kiri.

Sederhananya peredaran darah kecil dimulai dari jantung kemudian menuju paru-paru dan kembali lagi ke jantung.

2. Sistem peredaran darah besar ( Sistemik )

Sistem peredaran darah besar diawali dari darah bersih (O2) yang berada di bilik kiri dipompa oleh aorta ke seluruh tubuh. Di seluruh tubuh darah yang tidak mengandung oksigen (CO2) dipompa kembali ke serambi kanan oleh vena cava superior dan vena cava inferior.

Sederhananya peredaran darah besar dimulai dari jantung ke seluruh tubuh dan kembali lagi ke jantung.

Fungsi Sistem Peredaran Darah

Dalam sistem peredaran darah, darah merupakan komponen yang penting untuk transportasi atau alat pengangkut dari jantung ke bagian tubuh lainnya. Berikut ini merupakan fungsi darah antara lain :

1. Mengedarkan sari makanan

Fungsi darah yang pertama adalah mengedarkan sari makanan. Darah merupakan cairan yang selalu mengalir di dalam tubuh manusia yang melewati alat alat pernapasan, melalui nadi yang ada di dalam tubuh manusia , darah terus mengalir dan menyebarkan sari-sari makanan yang dibawanya dari serapan oksigen maupun dari beberapa protein, karbohidrat dan vitamin yang kita dapatkan melalui makanan yang kita konsumsi. Dengan begitu maka tubuh akan memperoleh sari makanan yang cukup.

2. Mengangkut oksigen

Fungsi darah pada manusia selanjutnya adalah mengangkut oksigen. Oksigen yang di dapatkan dari menghirup udara bebas di luar sana, kemudian di tangkap melalui hidung, dan kemudian melalui cara kerja hidung di saring dengan bulu hidung setelah itu akan masuk ke pembuluh darah, melalui pembuluh darahlah darah itu akan mengalir ke seluruh tubuh, mulai dari menghirup udara sampai ke jantung setelah itu dari jantung akan di sebarkan ke seluruh tubuh.

3. Menyerang kuman yang masuk ke dalam tubuh

Fungsi darah lainnya sebagai pengaktif metabolisme tubuh, dan ada sel-sel yang menjaga metabolisme tubuh kita. Ada sel darah merah dan juga sel darah putih. Sel di sini akan menyerang kuman atau benda asing yang masuk ke dalam aliran darah manusia. Bila sel darah itu berhasil melawan benda asing tersebut maka kita tidak akan terserang penyakit. Namun sebaliknya jika sel darah tidak mampu untuk melawan benda-benda asing yang masuk kedalam tubuh maka tubuh akan terserang penyakit.

4. Mengangkut karbon dioksida

Fungsi darah lainnya adalah mengangkut karbon dioksida. Karbon dioksida adalah zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, sehingga darah akan mengembalikannya keluar melalui paru-paru yang kemudian dihembuskan lagi melalui hidung. Hal ini sama halnya dengan sistem pengangkutan oksidasi yang telah dijelaskan di atas tadi.

5. Mengatur suhu di dalam tubuh

Fungsi darah pada manusia selanjutnya adalah sebagai pengatur suhu tubuh. Hasil dari oksidasi darah ini akan menghasilkan panas pada tubuh, jika oksidasi itu baik maka suhu tubuh pula akan menjadi baik.

Organ Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem peredaran darah manusia terdiri atas beberapa macam organ. Organ-organ tersebut berperan untuk mengangkut darah dalam tubuh. Ada 3 organ yang terlibat dalam peredaran darah manusia. Organ-organ tersebut antara lain:
  1. Jantung
  2. Pembuluh Darah
  3. Darah
Untuk mengetahui lebih jelasnya tentang ketiga organ tersebut, Anda dapat langsung membacanya di organ peredaran darah manusia

Nah, itu dia sedikit pembahasan seputar sistem peredaran darah manusia mulai dari pengertian, mekanisme, fungsi, dan organ yang terlibat. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan yang lebih dalam lagi tentang sistem peredaran darah manusia.