Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Struktur dan Bagian Usus Besar Pada Pencernaan Manusia

Sumberin, Struktur dan Bagian-Bagian Usus Besar - Di dalam sistem pencernaan manusia terdapat dua usus yaitu usus besar dan usus halus. Untuk kali ini kita akan membahas tentang usus besar.


Usus besar merupakan usus yang paling besar. Panjang usus besar bisa mencapai 1,5 meter dengan diameter 6 cm. Usus ini merupakan salah satu organ penting dalam sistem pencernaan. Salah satu fungsi usus besar adalah menyerap air. Untuk Anda yang ingin mengetahui fungsi usus besar anda dapat membaca di fungsi usus besar pada manusia.

Sama dengan organ-organ yang lainnya, pada usus besar juga memiliki struktur dan bagiannya. Berikut ini struktur dan bagian-bagian usus besar.
Struktur dan Bsgian-Bagian Usus Besar

Struktur Usus Besar

Sama seperti usus halus, usus besar juga memiliki struktur dinding. Struktur usus besar terdiri dari 4 bagian atau dinding, yaitu:

1. Lapisan Serosa

Lapisan serosa adalah lapisan terluar dalam usus besar yang berupa jaringan ikat yang dilapisi oleh peritoneum visceral. Lapisan ini terdiri dari limfe, pembuluh darah, dan saraf. 

Selain itu, lapisan serosa terdapat rongga-rongga kecil yang berfungsi untuk keluarnya cairan serosa. Cairan serosa digunakan untuk melumaskan gerakan otot.

2. Lapisan Otot

Lapisan otot adalah lapisan terluar kedua setelah lapisan serosa. Lapisan ini berupa lapisan otot polos yang bekerja secara tidak sadar.

Lapisan otot terdiri dari 2 jenis serabut otot, yakni serabut otot sirkuler (melingkar) dan serabut otot longitudinal (memanjang). Kontrasi dari gabungan kedua otot tersebut akan menghasilkan gerak peristaltik usus yang berfungsi untuk memecah makanan dan dan mengalirkan makanan ke dalam organ pencernaan yang selanjutnya.

3. Lapisan Submukosa

Lapisan submokosa merupakan lapisan jaringan ikat longgar yang terdiri dari limfe, pembuluh darah, kelenjar lendir, dan saraf. Pembuluh darah pada lapisan submukosa berfungsi untuk menyalurkan makanan yang telah diserap ke seluruh tubuh.

4. Lapisan Mukosa

Lapisan mukosa merupakan lapisan terdalam dalam usus besar. Lapisan ini dibentuk oleh jaringan ikat tipis dan sel epitel sederhana. Pada lapisan mukosa juga terdapat sel goblet yang dapat menghasilkan lendir. Produksi lendir dipengaruhi oleh hormon enterokirin dan sekretin.

Bagian Usus Besar

Usus besar terdiri dari beberapa bagian pada pencernaan manusia. Berikut ini 6 bagian usus besar pada manusia:

1. Sekum (Caecum)

Sekum adalah bagian usus besar yang pertama. Sekum memiliki bentuk seperti kantong dengan panjang 7 cm. Selain itu, sekum merupakan gabungan dari bagian terakhir usus halus (ileum) dengan bagian pertama usus besar.

Sekum pada usus besar berfungsi untuk menyerap air dan nutrisi yang tidak terserap di usus halus. Fungsi lain dari sekum adalah mencampur cairan dan garam dengan zat pelumas maupun lendir.

Letak dari sekum berada di bagian kanan bawah perut.

2. Usus Buntu

Bagian usus besar yang kedua adalah usus buntu. Usus buntu adalah tonjolan kecil pada usus besar yang melekat pada sekum dan dapat dijadikan sebagai antibodi di dalam tubuh manusia.

Fungsi usus buntu, yaitu sebagai sistem kekebaan tubuh dan sebagai sekresi imunoglobin.

3. Kolon

Kolon merupakan bagian usus besar yang selanjutnya. Kolon memiliki ukuran yang cukup besar. Kolon terhubung pada sekum dan terletak di bagian bawah kanan perut. Terdapat 4 jenis kolon pada usus besar yang meliputi:

a. Kolon Asenden

Kolon asenden adalah kolon yang memiliki bentuk vertikal dan memanjang yang dimulai perut bagian kanan dan berakhir hingga ke samping hati. Kolon asenden merupakan bagian awal dari colon. Fungsi dari kolon asenden adalah menyerap air dan nutrisi yang belum terserap sempurna di usus halus.

b. Kolon Transversum

Kolon transversum adalah bagian usus besar yang berupa lanjutan dari kolon asenden. Kolon transversum memiliki bentuk horizontal dan meleketa pada perut. Letak kolon transversum berada di bagian kanan perut hingga ke bagian kiri perut. Fungsi dari kolon transversum adalah menyempurnakan menyerap nutrisi dari makanan dan memadatkan feses.

c. Kolon Desenden

Kolon desenden adalah lanjutan dari kolon transversum. Kolon ini terletak di bagian sisi kiri perut. Fungsi kolon desenden adalah menampung feses sementara sebelum menuju anus dan mengatur kepadatan feses.

d. Kolon Sigmoid

Kolon sigmoid merupakan kolon terakhir di usus besar dan juga lanjutan dari kolon desenden. Kolon ini terletak di bagian sisi kiri bawah perut dan tersambung dengan bagian rektum. Bentuk dari kolon sigmoid seperti huruf S dan berukuran pendek.

Kolon sigmoid juga dilapisi oleh jaringan otot kuat yang digunakan untuk menekan feses agar menuju ke rektum.

4. Rektum

Rektum merupakan bagian usus besar yang terakhir. Rektum dilapisi oleh lapisan mukosa tebal dengan banyak pembuluh darah di dalamnya. Selain itu, rektum juga tersusun atas dinding otot yang berfungsi untuk menahan feses agar tidak keluar.

Fungsi utama rektum adalah sebagai tempat sementara feses disimpan sebelum dikeluarkan melalui anus. Ketika feses di dalam anus sudah penuh, maka dinding feses akan merangsang saraf untuk melakukan buang air besar.

Demikianlah artikel tentang struktur dan bagian usus besar pada pencernaan manusia yang dapat Sumberin bagikan. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan.